Diet golongan darah

Diet berdasarkan golongan darah
GOLONGAN DARAH O
Golongan darah O merupakan golongan darah paling kuno dalam sejarah manusia. Gen untuk golongan darah O berkembang pada suatu titik ketika peradaban manusia beralih dari hidup berburu dan berpindah-pindah ke komunitas agraris yang menetap di suatu tempat.
Tingkah Laku : Berenergi & tidak mudah putus asa
Masalah yang dihadapi : Kencing manis, masalah usus dan pencernaan, peredaran darah kurang baik, sakit pinggang danbelakang, kegemukan, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar asam urat tinggi, penyakit kanker, gout,penyakit jantung, penyumbatan arteri.
Diet : Makanan tinggi protein & kurangi karbohidrat
Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)Brokoli, ubi, waluh, selada, ganggang laut, lobak china, bluberi, ceri, jambu biji, bumbu kari, kacang polong, kacang merah, semua jenis bawang, rumput laut, jahe, kailan, kunyit, Daging ( sapi, kerbau, rusa, domba, anak sapi )
Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Ikan mas, belut, lobster, ikan tuna, ikan sardine, udang, telur (ayam, bebek), mentega, kacang ( hitam, merah, buncis, kedelai ), tempe, tahu, susu kedelai, bubur gandum, beras, kue beras, roti beras, tepung gandum, terung, tomat, labu, Daging ( ayam, bebek, kambing, angsa, kalkun, kelinci )
Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)

Daging babi, cumi-cumi, sotong, kerang, kodok, gurita, telur (angsa, puyuh), es krim, keju, susu sapi, yoghurt(semua jenis), minyak kelapa, penyu, minyak jagung, jagung, bunga brokoli, kacang tanah, kacang mede, kuaci, laichi, kentang, mentimun, kembang kol, jamur, blewah, jeruk mandarin, pisang raja, pare, anggur putih, kecap, kopi, minuman keras
GOLONGAN DARAH A
Golongan darah A merupakan manusia pertama yang menjalankan aktifitas pertanian karena nenek moyang sudah tinggal menetap dan tidak lagi suka berperang.
Tingkah Laku : Bertanggung jawab & romantis
Masalah yang dihadapi : Hilang kesabaran diri atau cepat marah, rembesan sebum berlebihan, penyakit jantung dan masalah saluran darah, kanker dan ulser, gaster, kegemukkan.
Diet : Makanan berkarbohidrat tinggi & kurangi lemak
Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat

Bayam, brokoli, wortel, jamur ikan mas, kacang tanah, kacang buncis, kacang/ susu kedelai, tahu, tempe, tepung beras, bluberi, minyak zaitun, ikan mas, ikan sardine, (Siput, jus nanas, mangga, pisang, jeruk limau & sitrun).
Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)

Ikan tuna, telur ayam & bebek, telur puyuh, biji wijen, biji bunga matahari, kacang ercis / kapri, jagung, tapioka, roti gandum, labu, bawang merah, mentimun, talas, anggur (semua jenis), melon, blewah, pir, delima, kiwi, kurma, strowberi, kesemek, jambu biji, Daging (ayam, burung unta, belibis kalkun,burung dara)
Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)

Daging (sapi, kerbau, domba, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan), lobster, gurita, kepiting, belut,kodok, udang, cumi- cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, susu, murni, acar, terung, tomat, ubi, kentang, jeruk, kelapa/ santan, melon madu, pisang (raja), pepaya, pare, air soda.
Golongan darah A rentan terhadap penyakit jantung, kanker dan diabetes. Disarankan untuk konsumsi makanan alami, segar, murni dan organik. Dagingan dan susu tak dapat dicerna baik oleh golongan darah A, sehingga akan bertimbun menjadi lemak penyebab obesitas kegemukan),disarankanmenjadivegetarian.

Makanan yang bermanfaat :
Kefir,keju mozarela,keju ricotta,keju kedelai, susu kedelai.Daging sapi hati,jantung sapi,apricot berry,nanas,prunes,buahara,plum,lemon,anggur,alpukat,belimbing,kedelai,dan produk olahannya
Kedelai dan produk olahannya, mis: tahu/tempe, brokoli,bayam,kangkung,caisim,daun singkong,bawangan,wortel,lettuce,labu kuning,kembang kol,tomat.

Makanan yang harus dihindari : Daging babi, kambing,kerbau,kelinci, bebek,lembu, angsa.
Kodok, ikan hering,telur ikan,udang,kerang,lobster,cumi,gurita.pisang,melon,mangga,kelapa,
pepaya.Kentang,jinten,cabe,kacang merah.Soda,susu murni,susu skim,teh hitam,ice cream.

GOLONGAN DARAH B
kunci golongan darah B adalah keseimbangan. Orang bergolongan darah B tumbuh dan berkembang baik melalui apa yang telah disediakan oleh dunia hewan dan tumbuhan. Artinya golongan darah B menunjukan kemampuan yang canggih dalam perjalanan evolusinya.
Tingkah Laku : Adaptasi & analitika
Masalah yang dihadapi : Kerusakan system syaraf, kesulitan untuk tidur berkualitas, sakit kepala dan migren, penyakit hati dan saluran empedu, masalah haid, sakit tulang belakang,kegemukkan, penyakit jantung.
Diet : Susu & produk susu
Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Ikan laut, susu sapi, keju, buburgandum, roti essene, kue beras, brokoli, ubi, wortel, kembang kol, terung, teh hijau, Daging (kambing, domba, kelinci, rusa)
Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging (sapi, kerbau, kalkun, hati anak sapi)
Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging (bebek, ayam, angsa, belibis, babi, kuda, keong, kepiting, siput, belut, kodok, gurita, lobster, es krim, telur (bebek, angsa, puyuh), kacang tanah,roti gandum,tomat, waluh, jagung, avokad, pare, delima, kelapa/ santan, kesemek, belimbing, pir, air soda, minuman beralkohol.
Berdasarkan hasil penelitian Dr. Peter J. D`Adamo, ahli naturopatis asal Amerika, setiap bahan pangan memiliki reaksi berbeda terhadap golongan darah. Terkadang, bahan pangan tertentu bermanfaat, tetapi bisa bersifat racun bagi golongan darah lainnya. Oleh sebab itu, setiap pemilik golongan darah mesti memerhatikan menu makanannya agar sesuai dengan kebutuhannya dan tidak membahayakan kesehatannya.
Pemiliki golongan darah B memungkinkan untuk memakan banyak jenis dan variasi makanan, tetapi sangat ditekankan tidak mengonsumsi daging ayam karena kandungan lektinnya tinggi. Zat lektin ini bisa menyebabkan gangguan diabetes, gangguan otot, penggumpalan darah yang mengakibatkan timbulnya banyak penyakit, seperti stroke, hipertensi, dan gangguan imunitas, juga bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri dan virus.
Selain itu, lektin pada daging ayam memunyai reaksi buruk bagi golongan darah B, yaitu mengganggu produksi hormon insulin dan kerja enzim pencernaan. Pada golongan darah B, sering dijumpai penyakit-penyakit yang berkaitan dengan gangguan memori dan konsentrasi, seperti alzheimer atau pikun.
Selain daging ayam, makanan lain yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi yaitu jenis kacang-kacangan dan biji-bijian. Pun begitu, pemilik golongan darah B lebih fleksibel dalam mengonsumsi produk hewani dan nabati.
beberapa hal yang mesti diperhatikan bagi pemilik golongan darah B, yaitu:
• Golongan darah B sangat cocok dengan asupan produk susu dan hasil olahannya, seperti keju tua, keju muda, kefir, dan yoghurt.
• Dianjurkan mengonsumsi daging kambing berlemak sedikit atau daging sapi dan ikan, tapi tidak dianjurkan mengonsumsi daging ayam.
• Menjalani pola hidup sehat, istirahat cukup, dan olahraga teratur.
• Asupan makanan yang tidak sesuai dengan tipe darah golongan B, risiko terkena virus yang menyerang sistem saraf sangat tinggi.
• Apabila mengalami stres, sebaiknya diatasi dengan mengonsumsi buah-buahan yang bersifat menenangkan, seperti pisang, plum, semangka, dan pepaya.
• Pola makan yang seimbang.

GOLONGAN DARAH AB
Golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling modern dan berusia kurang dari 1.000 tahun, jarang (5 % dari jumlah populasi), dan bersifat kompleks secara biologis. Karena anda membawa anti gen A dan B.
Tingkah Laku : Cerdik & penyabar
Masalah yang dihadapi : Perut kembung sakit jantung dan masalah saluran darah, kanker, kegemukkan, kesulitan tidur berkualitas, sakit sendi dan tulang.
Diet : Dapat menyesuaikan diri dengan berbagai jenis makanan
Sangat Bermanfaat (makanan yang beraksi sebagai obat)
Ikan sardin, ikan tuna, susu kambing, putih telur (ayam), keju ricotta, krim asam (rendah kalori), the hijau, anggur merah, Daging (domba, kelinci, kalkun),
Netral (makanan yang beraksi sebagai makanan)
Cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, mentega, keju, telur ayam, kacang merah, kacang buncis, tepung beras, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, kentang, sawi, mangga, melon, jeruk, pir, kurma, jambu biji, Daging burung unta,
Hindari (makanan yang beraksi sebagai racun)
Daging (sapi, kerbau, ayam, bebek, angsa, babi, rusa kuda), lobster, kepiting, kodok, mentega, es krim, telor bebek, kacang hitam, acar, jagung, belimbing, delima, pare, pisang, kelapa, kesemek, jambu biji, mangga, saus tomat, kopi, soda, minuman beralkohol
Teori Dr. Peter J.D'Adamo mengatakan bahwa sekitar tahun 10.000 SM para leluhur kita masih hidup dengan gaya nomaden, mengembara dari satu tempat ke tempat yang lain. Gaya hidup tersebut membuat mereka selalu beradaptasi dengan lingkungan dan makanan yang ada. Hal itulah menjadi penyebab munculnya golongan darah B yang cocok dengan berbagai jenis diet golongan darah yang lain.
Namun, pada saat ini, agar senantiasa sehat pemilik golongan darah B, disarankan untuk menghindari makanan beku atau makanan kaleng. Sedangkan makanan berbahan dasar susu yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi sangat dianjurkan.
Ciri khas golongan darah B:
• Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi makanan golongan darah, namun membatasi asupan daging.
• Disarankan mengonsumsi makanan dan minuman berbahan dasar susu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
• Olahraga yang cocok dilakukan adalah renang, tenis, jalan kaki dan meditasi.
• Untuk mengatasi stres, sebaiknya mencari kegiatan rutin berupa hobi dan kreativitas.
Menu diet yang dianjurkan:
• Sarapan: Sereal + Satu buah pisang + Segelas Susu tanpa lemak
• Selingan sebelum makan siang : Jus Anggur
• Makan Siang : Sepotong dada ayam + Dua potong roti + Salad + Teh Herbal
• Selingan sore : Jus Jeruk/Yogurt + Teh herbal
Makan Malam : Sepotong ikan asap + Sayur rebus + Buah segar + Teh herbal

Mengatur Makanan Sesuai Golongan Darah..?
Golongan darah Anda O? Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe darah A, hindari produk susu dan daging. Begitu sekelumit aturan diet yang didasarkan pada golongan darah.

Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi pengikutnya sudah banyak. Apa kelemahan dan kelebihannya?

Kegemukan atau berat badan yang berlebih memang mengandung banyak risiko. Selain tubuh tak nyaman dan penampilan kurang sedap dipandang, dari sisi medis juga tidak menyehatkan. Data studi Framingham (AS) menunjukkan bahwa kenaikan berat badan sebesar 10 persen pada pria akan meningkatkan tekanan darah 6,6 mmHg, gula darah 2 mg/dl, dan kolesterol 11 mg/dl.

"Karena itu, kalau kegemukan dibiarkan terus, orang bisa menderita penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan lainnya," tutur Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Dosen Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB, Bogor.

Kalau begitu jelas sekali bahwa berat badan yang berlebihan harus dikurangi. Dewasa ini ada banyak metode yang ditawarkan berkaitan dengan cara mengurangi berat badan. Dimulai dari sedot lemak, pembalutan, minum ramuan herbal atau obat, mandi uap, sampai mengatur pola makan atau diet. Yang terakhir ini pun masih memiliki cukup banyak ragam.

Tentu saja, setiap metode memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Semua tergantung pada kondisi dan kebutuhan tubuh setiap pelakunya.

Sekitar tahun 1996 di Amerika diperkenalkan cara baru diet dengan mendasarkan pada golongan darah si pelaku. Diet ini diperkenalkan oleh seorang naturopatis dari Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, bernama Dr. Peter J. D’Adamo.

Dalam proses sosialisasinya, teori ini dicerca para ahli, tapi juga banyak diterapkan orang. Memang ada yang mengatakan bahwa diet macam ini bermanfaat. Nah, apa itu diet berdasar golongan darah dan apa kelemahan serta kelebihannya?

Teori Evolusi
Dalam bukunya berjudul "Eat Right For Your Type", Dr. D’Adamo menyebutkan bahwa manusia yang memiliki tipe darah berbeda pasti memiliki respon atau tanggapan terhadap makanan yang berbeda pula.
Gagasan ini berakar pada sejarah evolusi, khususnya yang berkaitan dengan perbedaan golongan darah (O, A, B, dan AB).

Berdasar sejarah evolusi itu disebutkan bahwa sekitar 50.000 sampai 25.000 tahun SM, nenek moyang kita memiliki tipe darah yang sama, yakni O. Mereka ini adalah para pemburu sejati. Setiap hari makanan pokoknya daging.

Namun, pada sekitar tahun 25.000 sampai 15.000 SM, ketika gaya hidup manusia berubah dari pemburu menjadi peramu dan kemudian agraris, muncullah tipe darah A, sebagai penyesuaian atas kebiasaan yang ada. Kemudian, akibat percampuran dari berbagai ras dan terjadinya migrasi dari Afrika ke Eropa, Asia, dan Amerika, tipe darah B muncul. Selanjutnya di zaman modern yang sudah penuh dengan bermacam manusia, tipe darah AB baru ada.

Dalam hal ini, Dr. D’Adamo yakin bahwa kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang dimiliki manusialah yang menyebabkan terjadinya perubahan tipe darah. Adaptasi yang tentu saja terkait dengan makanan yang diasup, diyakini D’Adamo menjadi kunci sehat nenek moyang kita.

Karena itu, menurut dia, kalau mau sehat kita mesti makan seperti yang dilakukan oleh nenek moyang. Misalnya saja, ia memberi rekomendasi bahwa mereka yang bertipe darah O cocok melakukan diet dengan mengasup lebih banyak daging, sedangkan untuk golongan darah A mengikuti diet vegetarian, yakni mengonsumsi makanan rendah lemak.

16 Kategori
Bagaimanakah kesimpulan itu bisa didapat Dr. D’Adamo? Tentu saja jawabannya lewat penelitian-penelitian yang sudah dilakukannya.
Penelitian selama bertahun-tahun atas tipe darah menunjukkan bahwa ada efek fisiologis yang muncul akibat lektin yang masuk dalam tubuh. Lektin adalah protein yang terdapat pada umumnya makanan, khususnya biji-bijian dari tanaman polong-polongan.

Setiap protein yang terserap tubuh lewat makanan yang kita asup, menurutnya, masing-masing hanya cocok dengan tipe darah tertentu. Kalau makanan tersebut lektinnya tidak cocok dengan tipe darah, akan terjadi bahaya. Bahaya itu berupa menggumpalnya sel darah merah. Proses yang disebut aglutinasi yang dilakukan lektin inilah yang mengakibatkan munculnya banyak keluhan kesehatan.

Terkait dengan persoalan inilah, Dr. D’Adamo melakukan penelitian dengan mengecek reaksi setiap tipe darah terhadap makanan tertentu. Berdasarkan penelitian ini, ia membuat daftar makanan apa saja yang cocok dengan tiap-tiap tipe darah.

Bahkan selain tipe darah, masih digolongkan juga makanan berdasarkan ras. Sebab, menurutnya, tipe darah masing-masing ras berbeda. Ini akibat dari perbedaan lingkungan yang ditempatinya.

Hasilnya, terdaftar oleh Dr. D’Adamo 16 kategori makanan. Terdiri dari: daging dan unggas; hasil laut; susu dan telur; minyak dan lemak; kacang dan biji-bijian; buncis dan polong-polongan; sereal; roti dan aneka kue; padi-padian dan pasta; sayur-sayuran; buah-buahan; jus dan segala macam cairan; rempah-rempah dan bumbu; teh-teh herbal; dan bermacam-macam minuman.

Makanan-makanan ini masih dimasukkan dalam golongan sangat baik, netral, atau harus dihindari sesuai tipe darah. Golongan sangat baik bisa diartikan bahwa makanan itu bekerja bagaikan obat. Golongan netral berarti makanan tersebut bekerja sebagaimana yang pengaruhnya kecil bagi tubuh. Golongan dihindari berarti makanan bertindak bagaikan racun bagi tubuh.

Kurang Ilmiah
Program diet ini telah menjadi tren di beberapa negara. Karena itu, banyak pengikut Dr. D’Adamo yang sudah mencobanya.
Sebagian dari mereka menyatakan bahwa cara diet ini tidak hanya membantu mengurangi berat badan -- walaupun maksud sebenarnya bukanlah untuk itu -- juga bisa memperbaiki kondisi kesehatan. Karenanya, buku karangannya setebal 400 halaman itu menjadi best seller (laris manis) di beberapa negara.

Banyaknya kesaksian akan manfaat diet ini bukan berarti membuat para ahli diet dan ilmuwan langsung setuju begitu saja. Banyak pihak, terutama dari kalangan ilmuwan, menyebutkan bahwa teori Dr. D’Adamo ini kurang ilmiah.

John McMahon, ND, seorang naturopatis dari Wilton Connecticut, AS, menyatakan bahwa teori itu masih harus diteliti lebih lanjut. Dikatakan John bahwa penelitian Dr. D’Adamo atas pengaruh lektin terhadap makanan dijalankan di luar tubuh, maksudnya hanya dilakukan di sebuah tabung uji. Padahal, semestinya harus diteliti dalam tubuh.

Selain itu, efek lektin makanan yang sudah dimasak juga belum terbukti. Memang, Dr. D’Adamo melakukan tes terhadap makanan yang belum dimasak. Namun, bukankah makanan yang diasup biasanya sudah dimasak?

Sikap dan pernyataan yang sama juga diungkapkan John Foreyt, Ph.D, ilmuwan dari Baylor College of Medicine di Houston, AS. "Walaupun teori ini sudah lama dibicarakan dan diteliti, tidak ada kesimpulan yang didapat. Tidak ada kaitannya antara tipe darah dan penyakit tertentu. Ini adalah loncatan kesimpulan yang masih perlu diteliti lebih lanjut," tutur Andrea Wiley, Ph.D, profesor antropologi dari James Madison University di Harrisonburg.

Bahkan Dr. Samuel Oetoro,MS., ahli gizi dari Klinik Nutrifit di Jakarta menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan Dr. D’Adamo tidak memenuhi standar penelitian ilmiah. Teori yang diajukannya hanya berdasar bukti empiris atau pengalaman yang dijalankan orang. "Jelas itu tidak cukup," tuturnya.

Padahal, kalau sebuah teori hendak dijadikan pegangan, mesti melewati proses penelitian tingkat tertinggi yang disebut Prospectif Double Blind Randomize Clinical Trial. Maksudnya, penelitian tersebut mesti dilakukan dengan objek yang diambil secara acak (random).

"Yang terjadi pada Dr. D’Adamo tidak demikian. Orang yang diteliti sudah ditentukan, yakni mereka yang pernah datang ke kliniknya. Mereka pun sudah tahu kalau menjalani diet tipe ini, padahal semestinya tidak demikian," papar Dr. Samuel.

Selain acak, pasien harus dibagi dalam dua kelompok, mereka yang menjalankan diet dan tidak. Untuk itu pasien tidak boleh tahu bahwa mereka dibagi dalam dua kelompok. Bahkan mereka juga tidak boleh tahu (blind) kalau sedang diteliti. Juga tidak boleh tahu kalau sedang menjalani diet model ini. Setelah beberapa waktu, hasilnya baru dibandingkan. Dengan alasan kurang ilmiah inilah, bisa dipahami bahwa diet ini tidak dianjurkan oleh ahli gizi.

Gizi Seimbang
Bagi banyak ahli gizi di Indonesia, juga di negara-negara lain, diet yang terbaik untuk dijalankan sampai saat ini adalah dengan gizi seimbang.
Dr. Samuel menjelaskan bahwa diet gizi seimbang adalah mengasup makanan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Makanan yang kita asup setiap hari mesti lengkap mengandung semua unsur tersebut. Misalnya, hari ini kita mengonsumsi nasi untuk sumber karbohidrat, tempe atau daging untuk kebutuhan protein, sayur buncis dan wortel untuk kebutuhan vitamin dan mineral, serta minum susu untuk kebutuhan lemaknya. Hari selanjutnya bahannya bisa variasi. Yang jelas, tidak membosankan, tapi juga jangan sampai tidak seimbang.

Pendapat sama juga diungkapkan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan. Menurutnya, berbagai macam diet yang ditawarkan sering tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang.

"Setiap individu itu unik dan berbeda. Karenanya, apa yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lain. Kebutuhan nutrisi setiap orang tergantung pada usia, tingkat stres, jenis kelamin, berat badan, faktor emosional, latihan fisik yang dijalankan, dan penyakit yang diderita," sebut Prof. Ali.

Karena itu, setiap orang mesti paham benar dengan dirinya. Tipe darah bisa dipakai sebagai tambahan informasi untuk mengenali diri, tapi jangan digunakan sebagai patokan dasar. Kalau kurang paham, kita bisa berkonsultasi dengan ahli gizi bagaimana menyikapi diri sendiri. "Yang jelas, setiap hari gizi seimbang dengan variasinya mesti dijalani," tutur Dr. Samuel.

Khas Pemburu Sampai Sensitif
Berdasar penelitiannya, Dr. D’Adamo membuat kesimpulan untuk masing-masing tipe darah, sebagai berikut:

Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:
- Sistem kekebalannya berlebihan.
- Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
- Tidak cocok bila berdiet dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
- Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.
- Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.

Tipe darah A berciri khas:
- Jalur pencernaan cukup sensitif.
- Dianjurkan menjadi vegetarian atau makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak.
- Stres biasanya bisa diatasi lewat meditasi.
- Sistem kekebalan tubuhnya tidak sekuat tipe O.

Tipe Darah B berciri khas:
- Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari semua tipe darah termasuk di dalamnya daging.
- Tipe darah ini sangat cocok dengan asupan produk susu.
- Dianjurkan juga menjalani latihan gerak seperti renang dan jalan kaki.
- Bila makanan yang diasup tidak sesuai dengan tipe ini, diduga risiko terkena virus yang bisa menyerang sistem saraf sangat tinggi.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.
- Bila seseorang bertipe ini stres, akan sangat cocok bila diatasi dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.
- Tipe darah ini adalah tipe yang paling seimbang.

Tipe Darah AB berciri khas:
- Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.
- Sistem kekebalan tubuh sangatlah toleran.
- Respon yang paling baik terhadap stres biasanya dengan melakukan kegiatan spiritual dibarengi dengan aktivitas fisik dan kreativitas.
- Masih dalam tahap evolusi.
- Paling mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan bentuk diet.
- Bentuk gabungan dari tipe A dan B.

Hidup sehat sesuai dengan golongan darah
 Tampaknya memilih makanan sesuai dengan golongan darah diri sendiri, akan menjadi sehat, dan itu tentu, tapi jika sudah berpenyakit menahun, tetap harus berkonsultasi dengan dokter anda agar tidak menjadi parah. Sebab terapi alami adalah untuk membentuk tubuh sehat, tetapi jika sudah tidak sehat, harus berhati-hati dan membutuhkan advis dokter.
 Pertama bagaimana caranya mengetahui golongan darah kita, ada beberapa cara mudah yaitu :
1. Menjadi donor darah, dan biasanya bank donor darah akan mengetest darah anda secara cuma-cuma di beberapa negara, meskipun anda belum tentu ingin menjadi donor. Karena tidak setiap orang berhak menjadi donor, misalnya bertekanan darah rendah dan berpenyakit menular seperti hepatitis B, AIDS, TBC dll.
2. Bertanya kepada dokter anda, dan jangan kaget kalau mereka tidak tahu. Meskipun anda sering cek-up.
3. Pergi ke klinik khusus mengetest darah dengan bayar tentunya.
 
 Secara umum jika jenis golongan darah anda adalah :
1. Golongan darah O: maka akan sangat prima jika mengonsumsi makanan protein tinggi, yaitu daging, unggas, ikan dan aneka ragam buah-buahan dan sayur-sayuran. Tetapi jangan lupa beras, biji-bijian, kacang-kacangan dan produk susu tidak cocok untuk kesehatan gol O.
2. Golongan darah A: lebih dianjurkan menjadi vegetarian, yaitu memakan produk kacang kedelai, kacang-kacangan, biji-bijian, beras, sayur-sayuran, buah-buahan dan porsi kecil untuk ikan laut.
3. Golongan darah B: menu makanan anda yang paling bagus adalah daging kelinci, kambing dan domba. Tapi hendaknya menghindari ayam. Tidak seperti gol darah O dan A, tipe B akan sehat dengan mengonsumsi produk susu. Tapi akan terganggu jika terlalu banyak makan biji-bijian, beras, kacang-kacangan, karena itu menu tipe B harus sangat bervariasi.
4. Golongan darah AB: menu anda tambah komplex, karena berupa kombinasi antara tipe A dan tipe B. meskipun gol AB bisa mengonsumsi semua makanan dari tipe A dan B, tetapi harus membatasi. Jadi tipe AB harus seimbang dalam memakan sayur-sayuran, daging dan produk susu.
 
 Jika anda mengikuti diet ini, akan segera mengalami perubahan dalam diri anda, misalnya, berat badan menurun, dan energi bertambah atau stamina menjadi kuat.
 Dan jika dituruti jangka panjang akan lebih jelas manfaatnya. Menuruti cara makan seperti ini akan menghindarkan diri kita dari penyakit seperti kanker, dan pembuluh darah, bisa menghindari virus dan infeksi yang umum, dan juga menawarkan racun dan lemak yang bisa mengakibatkan kegemukan, dan perlahan-lahan akan menjurus pada penuaan yang cepat.
 Dan yang paling menarik adalah, tidak perlu menambah anggaran ekonomi dalam mengikuti menu diet ini, sebab kita toh harus makan setiap hari. Dan bahkan menikmati hidup dengan kesehatan yang prima. Dalam hal ini makanan dibagi menjadi makanan yang paling efisien, netral dan harus dihindari. Jadi hanya tiga macam, tapi sesekali makan yang tabu tidak akan mematikan, jadi mengapa tidak, toh hidup hanya sekali bukan.
 
 Selain makanan, anda juga dituntut berolah raga, dan tampaknya setiap jenis golongan darah, mempunyai olah raga yang cocok untuk masing-masing.
1. Tipe O: lebih disarankan berolah raga yang menguras tenaga misalnya, aerobics atau berlari-lari jogging.
2. Tipe A : membutuhkan olah raga yang lebih kalem, seperti olah raga yang menurunkan stress seperti yoga, berjalan kaki atau Tai Chi.
3. Tipe B: olah raga yang moderat, misalnya mendaki gunung, bersepeda.
4. Tipe AB: sama dengan tipe A.
 
 Jadi jika anda adalah bergolongan darah A, dan terbiasa makan daging banyak, maka bisa dimulai dari mengurangi jumlah daging kambing dan sapi, dan menggantikannya dengan daging ayam atau ikan. Dan sasaran kita semua adalah secara sukses menghindari semua makanan yang buruk terhadap kita. Dan bisa dimulai dari makanan netral sedikit dan makanan efisien lebih banyak.
 Tentu anda tidak perlu seperti seorang ahli sains yang kemana-mana membaca tabel makanan, dan kalkulator menghitung berapa kalori yang dimakan hari ini. Tetapi cukup kita fokuskan diri ke makanan segar yang tidak jauh berbeda dari faktor alamiahnya.
 
 Maka ada beberapa tips untuk memulai hidup dengan prisip sehat cara ini yaitu :
1. Menghindari daging yang berlemak tinggi, dan memilih binatang yang diternak secara alamiah dan bukan dengan cara suntikan antibiotik, maka kita memilih ayam kampung misalnya. Dan untuk daging sapi atau kambing, kita pilih yang bagian lulur atau bebas lemak tinggi, maka semakin empuk dagingnya, semakin merah maka semakin sedikit kadar lemaknya, seperti daging bagian lulur.
2. Pilih semua jenis makanan dalam keadaan segar, misalnya daging ikan, kalau kencang ketika ditusuk dengan jari telunjuk maka artinya masih segar, tetapi kalau lembek dan membekas tekanan jari anda berarti sudah tidak segar lagi. Dan juga baunya kalau berbau laut tidak amis berarti masih segar pula.
3. Hindarilah makanan kaleng. Sebab makanan kaleng bisanya sudah mengalami tekanan dan panas tinggi, sehingga kehilangan kadar vitaminnya, terutama sifat antioksidasinya seperti vitamin C. dan juga makanan kaleng sangat rendah kadar seratnya tapi tinggi natriumnya yaitu garam.
4. Maka makanan yang sudah difrozen yaitu dibekukan di lemari es juga merupakan pilihan tepat, karena kandungan nutrisinya tidak banyak terganggu, apalagi sistem pembekuan dewasa ini sudah sangat canggih, makanan beku dalam waktu singkat.
5. Dan tentu untuk sayur-sayuran, anda dianjurkan membeli sayuran organik, yaitu ditanam tanpa menggunakan pestisida. Dan kalau masih belum ada sayur-sayuran organik, maka cucilah sayur-sayuran anda dengan air yang banyak untuk menghilangkan kadar pestisidanya.
6. Di Taiwan sudah menjadi mode membeli sayur-sayuran organik, yaitu sayuran dan buah-buahan yang ditanam diatas lahan yang bebas pestisida. Meskipun di dunia barat, AS dan Eropa juga sudah bertiup musim ini, tapi masih diargumentasikan keabsahan lahan tanam organik. Karena untuk benar-benar autentik organik, lahan harus dibiarkan selama 7 tahun baru boleh ditanami sayur-sayuran organik, kalau tidak kadar pestisida masih tetap berada di dalam tanah dan hasil pertanian tidak akan murni organik.
7. Maka disarankan untuk tidak melalap mentah sayuran meskipun organik, karena banyak bakteri dan juga belum murni.
8. Yang bisa dimakan mentah adalah sayur-sayuran yang diselur seperti kecambah dll. Timun, tomat dan paprika yang ditanam khusus dalam ruang kaca atau hidroponik.
 
 Golongan darah O, yang dianjurkan untuk menghindari nasi, untuk mengubah kebiasaan ini amatlah sulit dan perlu masa peralihan yang sangat lama dan pengorbanan besar. Demikian juga golongan darah A, yang suka makan daging, akhirnya harus memilih hidup vegetarian. Tapi kalau ingin hidup sehat, mengapa tidak kita berjalan ke arah itu.
 Kedokteran barat dan timur berpandangan sama, hanya saja di bidang kedokteran tiongkok, dibagi lagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil tergantung dari jenis kondisi tubuh masing-masing. Dan setiap jenis tubuh memilih sayuran yang cocok baginya. Dan jika dipadukan, antara barat dan timur, hidup kita akan sehat selalu dan akan jarang sakit.
 Maka sampai disini mungkin anda sudah faham, yaitu kalau melulu makan sayuran hijau tanpa memilih yang tepat, akan buruk pula kesehatan kita dan bahkan mendatangkan malapetaka.
 Mari kita mengenal sifat tubuh kita masing-masing, dan sebelumnya kita mengenal dulu 4 sifat dari sayuran hijau, yaitu dingin menjurus kering 寒 dingin biasa 涼 hangat moderat 溫 dan panas 熱.
 Ilmu kedokteran tiongkok membagi sayuran menjadi 4 macam dan ini berdasarkan reaksi yang terjadi setelah masuk ke tubuh manusia. Jadi misalnya, setelah makan cabe, dan jahe, badan akan hangat, maka kedua sayuran ini termasuk sayuran sifat hangat dan panas. Tapi jika setelah makan pare, dan asparagus badan terasa segar, maka sayuran ini termasuk jenis han liang yaitu dingin. Maka setelah mengetahui sifat-sifat sayuran tadi, kita mencari daftar sayuran yang cocok tubuh kita sendiri dan dengan demikian hidup akan lebih sehat.
 Sebenarnya sifat Han dan Liang yang saya terjemahkan sebagai dingin kering dan dingin basah tidak besar bedanya, karena Han dan liang yang dingin artinya bersifat bisa menurunkan panas dalam tubuh yang sering kita sebut sebagai panas dalam, dan jenis sayuran dingin ini lebih cocok untuk orang yang bersifat tubuh panas, misalnya orang yang sering merasa haus, mulut sering kering, takut panas, suka meminum minuman dingin.
 Dan sayuran yang bersifat dingin han 寒 adalah: Selederi, asparagus, pare, sawi putih 大白菜, kangkung.
 Dan sayuran yang bersifat dingin 涼 adalah: Labu air, lobak putih, oyong dan selada air.
 Wen dan Re hangat dan panas juga berkasiat untuk menangkal rasa dingin tadi, jadi badan yang suak dingin bisa diobati. Sifat tubuh seperti ini adalah takut dingin, tangan dan kaki lebih sering dingin tidak hangat, suka minuman hangat atau panas.
 Dan sayuran yang bersifat panas moderat 溫 adalah: jahe, kembang bawang, bawang putih, daun peterseli atau daun ketumbar, bawang prey. Dan sayuran yang bersifat panas 熱 adalah: cabe
 Biasa yaitu 平 ping sifat speerti ini biasanya mudah dicerna, menambah selera, menyehatkan organ tubuh, memperkuat tubuh yang suak. Sayuran yang biasa atau umum biasanya cocok untuk segala jenis tubuh, dan sayur-sayuran yang umum ini adalah jamur kuping putih, wortel, kubis.
 Sedangkan makanan juga terbagi menjadi 5 aroma yaitu 五味, yaitu terbagi menjadi asam, pahit, manis, pedas dan asin. Yaitu langsung tersirat dalam organ tubuh manusia, seperti ginjal, hati, empedu, paru-paru, jantung. Jadi rasa yang berbeda akan membawa dampak berbeda pula bagi organ tubuh kita. Meskipun ke 5 rasa tadi bermanfaat baik, tetapiu jika kelebihan porsinya akan mendatangkan dampak negatif. Dan juga harus dikonsumsi sesuai dengan kadar jenis tubuh, jadi misalnya jenis tubuh yang panas, kalau sering makan makanan yang panas dan pedas, akan sering sakit tenggorokkan, berambeien atau gampang marah. Maka untuk hidup sehat kita harus menyerapnya secara seimbang.
 Pahit 苦 khu, Sifatnya : menurunkan panas dalam, menawarkan racun, menghilangkan emosi tinggi, cocok untuk tubuh panas. Dampak ke organ: jantung. Yang patut diperhatikan adalah: jika kelebihan konsumsi, akan mengakibatkan pencernaan terganggun, jadi penderita sakit lambung harus berhati-hati. Jangan makan terlalu banyak. Sayuran: pare dan kailan.
 Manis 甘 gan. Sifatnya : menyehatkan lambung dan empedu, menambah otot, menghilangkan rasa suak. Dampak ke organ: empedu. Yang patut diperhatikan: kalau terlalu banyak akan menggemukkan, merusak gisi, maka penderita diabetes harus berhati-hati. Sayuran: ketela rambat, jagung.
 Pedas 辣 la. Bisa memperlancar darah dan chi/Qi, bisa menambah rangsangan di tubuh sehingga memperlacar peredaran darah dan chi, cocok untuk meningkatkan metabolisma. Dampak ke organ: paru-paru. Yang patut diperhatikan adalah jika berlebihan akan mengakibatkan sembelit sulit buang air besar, dan panas dalam. Sayuran: cabe, bawang prey, jahe.
 Asam 酸 suan. Bersifat seperti astringen, maka jika asam lambung kurang, dan mengalami kulit kering mudah gatal, bisa sering makan sayuran bersifat asam untuk menyelaraskannya. Dampak ke organ: hati. Yang patut diperhatikan adalah kelebihan akan merusak otot dan tulang. Sayuran: kacang-kacangan, dan biji-bijian.
 Asin 鹹 sian : bisa memperlancar pembuangan kotoran dalam tubuh, organ: ginjal. Jika kelebihan akan menciptakan gumpalan darah dalam nadi, meningkatkan tekanan darah. Sayuran: ganggang ( rumput ) laut atau nori.
 Hambar 淡 dan berkasiat untuk memperlancar urine, menghilangkan bengkak di tubuh karena kadar air tidak bisa keluar. Cocok untuk setiap jenis tubuh. Sayuran: labu air

posted under |

1 komentar:

iin mengatakan...

tulisannya bagus.. alangkah baiknya jika dilengkapi dgn sumbernya ^_^

Poskan Komentar

Posting Lama Beranda

Followers


Recent Comments